Kelompok Tani POMASIDAILAKO ATSIRI”  skala Usaha Kecil Menengah (UKM) Nilam, didirikan pada tahun 2012 tepatnya pada tanggal, 01  Mei di Kota Tobelo Halmahera Utara. Bergerak di bidang produksi minyak Atsiri, alat penyulingan minyak Atsiri Daun Nilam, Cengkeh, Pala, Jeruk Purut dan Lain-lain. Kelompok Tani “POMASIDAILAKO ATSIRI” sangat berdedikasi dalam memberikan produk dengan kualitas tinggi melalui metode proses penyulingan terbaik dan prioritas pelanggan.

Banyaknya kekayaan hayati Indonesia menjadikan semakin berkembang ide-ide untuk meningkatkan nilai jual produk tanaman terutama tanaman penghasil minyak atsiri (essential oil). Di Indonesia telah dikenal sekitar 40 jenis tanaman penghasil minyak atsiri yang bisa di komersialkan, tapi baru sebagian saja yang telah digunakan sebagai sumber minyak atsiri secara komersil.

Proses untuk mendapatkan minyak atsiri dikenal dengan cara menyuling atau destilasi terhadap tanaman penghasil minyak.

Didunia komersil, metode destilasi/ penyulingan minyak atsiri dapat dilakukan dengan 3 cara, antara lain :
1). Penyulingan dengan sistem rebus (Water Distillation);
2). Penyulingan dengan air dan uap (Water and Steam Distillation);
3). Penyulingan dengan uap langsung (Direct Steam Distillation).

Penerapan penggunaan metode tersebut didasarkan atas beberapa pertimbangan seperti jenis bahan baku tanaman, karakteristik minyak, proses difusi minyak dengan air panas, dekomposisi minyak akibat efek panas, efisiensi produksi dan alasan nilai ekonomis serta efektifitas produksi.

Kategori:Uncategorized
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.